
Dalam era globalisasi dimana informasi menjadi kunci utama, maka pertukaran informasi baik intra maupun inter perusahaan menjadi sebuah keharusan. Kalau sudah begini, maka jaringan lokal alias LAN menjadi sangat dibutuhkan. Rasanya tidak ada perusahaan besar yang tidak memiliki jaringan lokal atau LAN di dunia ini.
Bangunlah jaringan lokal untuk menunjang strategi bisnis Anda. Anda bisa memulainya dari skala kecil dan tidak perlu mengurungkan niat karena dihantui biaya pembangunannya. Kebutuhan untuk membangun jaringan biasanya muncul bersama dengan perkembangan bisnis. Namun bayangan bahwa jaringan hanya cocok dan efektif jika dibangun untuk pengguna yang berjumlah besar dan identik dengan investasi yang besar pula, sering membebani langkah. Tentu saja pendapat ini tidak sepenuhnya benar (kalau bukan salah sama sekali)!
Berangkat dari kebutuhan, jaringan bisa dibangun mulai dari skala kecil dengan dana yang relatif kecil pula. Untungnya para vendor memahami kebutuhan para pemakai yang hendak membangun jaringan mulai dari skala kecil. Mereka meluncurkan produk-produk di segmen ini, termasuk server-server seharga desktop.
Kalau demikian halnya, pembangunan jaringan mulai dari skala kecil bisa dilakukan oleh siapa saja. Bila bisnis atau perusahaan Anda belum memiliki jaringan, Anda bisa mulai sekarang. Pembangunan jaringan mutlak dilakukan terutama pada bisnis yang mengutamakan kolaborasi, baik di antara karyawan maupun dengan pelanggan dan pemasok seperti:
* Pertukaran email,
* Diskusi pada forum diskusi,
* Bertukar file dengan file sharing
* Bertukar sumber daya printer
Jaringan lokal sudah harus menjadi bagian dari strategi bisnis Anda. Jika dahulu komputasi workgroup dipahami secara terbatas - misalnya hanya pada kemampuan untuk berkirim e-mail dan berbagi-pakai peranti mahal seperti printer laser, saat ini definisinya lebih kompleks daripada itu. Komputasi workgroup memiliki fungsi komunikasi, kolaborasi dan koordinasi.
Jumlah Pengguna Membangun jaringan bisa dimulai dari skala kecil. Jaringan kecil, secara konseptual, dapat dibagi dalam beberapa metode koneksi, yaitu:
* koneksi langsung serial
* koneksi peer-to-peer
* LAN yang sederhana.
Ketiganya memiliki konsep yang sama, yakni setelah koneksi, harddisk, printer, CD-ROM dan sumber daya lainnya menjadi siap terbagi bersama dengan pengguna lain dalam kelompok tersebut. Biasanya batasan infrastruktur jaringan kecil, yaitu yang berada pada satu segmen atau dihubungkan oleh satu bentangan kabel saja.
Perangkat lunak bagi koneksi langsung biasanya adalah seperti LapLink dari Traveling Software, pcAnywhere dari Symantec, dan fasilitas Direct Cable Connection dalam Windows 95 atau windows 98. Sedang umumnya jaringan LAN dapat menggunakan perangkat lunak seperti Windows NT, Novell Netware, Macintosh System, Unix atau Linux
Komponen utama jaringan lokal LAN
Apa sebenarnya yang membentuk jaringan komputer? Jawabannya jelas, komputer. Tapi bagaimana komputer-komputer tersebut saling terhubung? Ada dua macam, perangkat keras (peripheral) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras yang dimaksud di sini mencakup
* network interface card (NIC),
* hub,
* switch dan bridge,
* router,
* kabel
* perangkat lunak OS
Perangkat lunak yang jelas dibutuhkan adalah sistem operasi jaringan. Tulisan untuk pemula ini bertujuan menjelaskan apa dan bagaimana masing-masing perangkat keras yang telah disebutkan di atas.
Sebagai gambaran awal, Anda bisa melihat diagram yang melengkapi tulisan ini untuk mengetahui posisi setiap komponen. Komponen standar sebuah jaringan sederhana adalah Network interface card, hub dan kabel. Dengan ketiga komponen ini, Anda sudah bisa membuat suatu jaringan komputer !
Network Interace Card
Network interface card adalah kartu -- maksudnya papan elektronik -- yang ditanam pada setiap komputer yang terhubung ke jaringan. Beberapa komputer desktop yang dijual di pasaran saat ini sudah dilengkapi dengan kartu ini. Saat Anda membeli komputer, Anda bisa menanyakan penjualnya apakah pada komputer sudah dipasangkan NIC. Jika belum Anda bisa meminta penjualnya untuk memasangkan, atau Anda bisa membelinya dan memasangnya sendiri.
Ada banyak macam kartu jaringan. Ada tiga hal yang harus Anda perhatikan dari suatu NIC
* tipe kartu,
* jenis protokol
* tipe kabel yang didukungnya.
Ada dua macam tipe kartu, yaitu PCI dan ISA. Sebagai sedikit penjelasan, pada komputer ada beberapa slot (tempat menancapkan kartu) yang disebut expansion slot. Slot-slot ini saat Anda membeli komputer sengaja dibiarkan kosong oleh pembuat komputer agar Anda bisa meningkatkan kemampuan komputer Anda dengan menambahkan beberapa kartu -- misalnya, kartu suara (untuk membuat komputer "bersuara bagus"), kartu video (untuk membuat tampilan layar komputer lebih bagus), kartu SCSI (untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan perangkat berbasis SCSI), atau network interface card (untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lain dalam jaringan). Ada dua tipe slot yang banyak dijumpai pada komputer-komputer yang beredar di pasaran, yaitu slot PCI dan slot ISA. Jika Anda membuka kotak (casing) komputer Anda, di bagian belakang Anda bisa melihat ada dua deret slot. Slot PCI biasanya adalah yang berwarna putih, slot ini lebih pendek dibandingkan slot PCI. Slot PCI mendukung kecepatan I/O (input/output) yang lebih tinggi. Di pasaran, biasanya harga kartu berbasis PCI lebih mahal.
Dari sisi protokol, jenis protokol yang saat ini paling banyak digunakan adalah Ethernet dan Fast Ethernet. Ada beberapa protokol lain, tetapi kurang populer, yaitu Token Ring, FDDI, dan ATM. Dua protokol terakhir cenderung digunakan pada jaringan besar sebagai backbone (jaringan tulang punggung yang menghubungkan banyak segmen jaringan yang lebih kecil). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10Mbps, sedangkan Fast Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 100Mbps. Jika memilih untuk menggunakan protokol Ethernet, Anda harus membeli kartu Ethernet. Demikian juga jika Anda telah memilih Fast Ethernet. Namun saat ini juga ada kartu combo yang mendukung Ethernet maupun Fast Ethernet. Kartu combo bisa mendeteksi sendiri berapa kecepatan yang sedang digunakan pada jaringan. Jika saat ini Anda memilih menggunakan Ethernet, tetapi Anda telah merencanakan untuk suatu saat nanti memerlukan kecepatan transfer yang lebih tinggi -- sehingga memerlukan Fast Ethernet tak salah jika Anda memilih kartu combo. Dari sisi harga, kartu Ethernet saat ini boleh dibilang sudah sangat murah.
Dari sisi kabel, ada beberapa tipe kabel yang digunakan banyak orang, yaitu:
* UTP (unshielded twisted pair),
* coaxial,
* fiber optik.
Yang paling banyak dipilih orang adalah UTP, karena murah, kemampuannya memadai dan pemasangannya cenderung lebih mudah. Kabel coaxial (mirip dengan kabel televisi) dulu banyak digunakan orang, tetapi saat ini boleh dibilang sudah hampir tak dilirik. Fiber optik merupakan kabel paling mahal (dari sisi instalasi maupun harga per meter), tetapi kemampuannya mendukung kecepatan transfer data paling bagus. Pemasangan kabel fiber optik paling rumit, karena itu mahal.
Dalam memilih NIC, Anda harus menyesuaikan dengan tipe kabel yang telah/akan Anda pasang. Port/colokan untuk kabel UTP berbentuk mirip dengan kabel telepon tetapi sedikit lebih besar, port ini dikenal sebagai RJ-45. Ada beberapa kartu yang mendukung dua atau lebih tipe kabel. Namun jika Anda hanya akan menggunakan satu tipe kabel, pilihlah kartu yang mendukung satu tipe kabel saja karena harganya akan jauh lebih murah.
Satu hal lagi, jika Anda menggunakan komputer portabel (notebook), untuk berkoneksi ke jaringan Anda menggunakan kartu PCMCIA. Bentuk kartu ini mirip kartu kredit, tetapi sedikit tebal. Kartu ini dimasukkan ke port PCMCIA yang ada pada setiap notebook. Jika untuk komputer desktop sudah tersedia banyak pilihan kartu untuk protokol Fast Ethernet, untuk PCMCIA pilihan mereknya masih sedikit sehingga harganya sangat mahal. Jika pada komputer desktop tidak ada kartu kombinasi antara kartu jaringan dengan kartu modem, pada PCMCIA kombinasi ini justru menjadi salah satu favorit. Dengan kombinasi ini, Anda menghemat penggunaan slot PCMCIA dengan hanya menggunakan satu slot untuk dua kegunaan: modem dan jaringan. Saat ini hampir semua NIC yang beredar di pasaran sudah mendukung Plug-n-Play (NIC secara otomatis dikonfigurasi tanpa intervensi pengguna), tetapi ada baiknya Anda pastikan bahwa NIC yang Anda beli memang mendukung PnP.
Beberapa product yang ada dipasaran saat ini antara lain:
* 3com
* accton
* dlink